Proses Fermentasi Pakan Kering

Sangat mudah mendapatkan jenis pakan kambing organik (Kering), semua yang ada di sekitar kita itupun bisa dijadikan makanan, seperti daun kakao, daun bambu, jerami, batang pisang, rendeng, tebon jagung dan lain lain..

Kambing Dengan Sistim Panggung

Dengan model kandang panggung lebih mudah untuk menganalisa dan merawat kambing organik,

Rambutan Berbuah Lebat

Di desa kami tanaman buah/sayuran berkembang dan tumbuh dengan baik, oleh karena itu kami ingin mengembangkan di bidang pertanian dan peternakan, khususnya untuk mengembalikan kemurnian hasil panen tanpa ada unsur kimiawi atau dalam istilah populernya "Organik".

Pelatihan Kewirausahaan

Kami sering mengadakan pelatihan tentang kewirausahaan untuk para pemuda yang ingin mandiri dan punya usaha.

Padi Tanpa Pupuk Kimia

Padi yang ditanam dan tumbuh dengan tanpa pupuk kimia akan terlihat berbeda dari segi ketahanan terhadap hama, warna daun/tangkai, warna beras, dan yang paling berbeda adalah rasa dari beras organik, beras yang ditanam dengan sistem organik akan terasa lebih kenyal dan gurih.

Tuesday, April 24, 2012

Pupuk Organik


PUPUK ORGANIK

Ada beberapa syarat agar tanah menjadi gembur, antara lain tersedianya secara cukup unsure hara dalam tanah. Dengan Progran Revolusi Hijau, pertanian Indonesia mendewakan Pupuk Kimia dan pestisida Sintetis. Setelah Revolusi Hijau lama diterapkan, hasilnya seperti sekarang ini. Tanah menjadi gersang, tanah mudah kering karena tidak bisa menyimpan banyak air yang disebabkan humus dalam tanah sudah habis. Dilain pihak hama dan penyakit semakin merajalela, termasuk yang lagi heboh adalah Ulat Bulu dan Tomcat. Kedua hama tersebut merajalela karena tidak ada keseimbangan di dalam rantai makanan. Karena ulah manusia, jumlah burung pemakan serangga yang hidup di alam bebas sangat berkurang drastis. Berkurangnya jumlah burung ini akibat perburuan oleh manusia dan akibat kena racun pestisida petani. Hal ini mengakibatkan populasi serangga meningkat tajam, karena penyeimbang yang merupakan pemangsa serangga telah punah.
Selain itu pemakaian pestisida yang berlebihan juga mengakibatkan terjadinya kekebalan pada hama dan penyakit, sehingga sudah tidak mempan lagi, dan harus menggunakan dosis yang lebih tinggi. Dengan dosis semakin tinggi, maka berarti kandungan racun dalam padi/tanaman juga semakin tinggi.
Pemakaian pupuk kimia belebihan juga mengakibatkan kerusakan tanah, dan dosis yang digunakan juga semakin banyak. Perlu diingat bahwa bahan Pupuk kimia itu hampir semua produk Impor. Menurut data yang ada pemerintah mensubsidi pupuk setiap tahun sebesar kurang lebih 15 Triliyun. Angka tersebut sungguh sangat besar dan membebani APBN yang notabenenya adalah uang rakyat. Subsidi ini semakin lama akan semakin tinggi karena pemakaian dan harga semakin bertambah. Sebenarnya kami dari APO (Asosiasi Petani Organik) mengusulkan agar subsidi dikurangi, bahkan dihapus. Angka 15 T apabila dibelikan Sapi akan mendapatkan 3.000.000 ekor sapi bakalan harga Rp. 5.000.000,- per ekor, dan apabila dibelikan Kambing akan mendapatkan 30.000 ekor kambing bakalan harga Rp.500.000,- per ekor. Hasil sampingan  yang berupa kotoran/Veces dan air kencing dapat mencukupi 1.500.000 Ha sawah (menurut pengalaman 2 ekor Sapi dapat mencukupi kebutuhan 1 Ha sawah). Sangat luar biasa! Ini baru hasil sampingan, hasil pokok berupa daging yang juga  dapat mencukupi kebutuhan daging di dalam negeri, sehingga Impor daging dapat distop dan Swamsembada Daging dapat terwujud.
Kami WONGSO JAYA ORGANIK FARM, yang mempunyai beberapa Kelompok Tani binaan, telah memproses Kotoran dan air kencing hewan, baik itu Kelinci, Kambing, Domba dan Sapi untuk dijadikan Pupuk Organik. Selain itu juga dikombinasikan dengan beberapa dedaunan kwalitas baik, seperti daun Kaliandra, Lamtoro, Orok-orok, Sonokeling, Mindi, Butrowali, dan lainya, dipadu dengan Probiotik kwalitas Super sehingga menghasilkan Pupuk yang sangat baik untuk pertanian.
Pupuk yang kami sediakan adalah :
1. Pupuk kandang padat/kompos  “SUPERPHOS”
Pupuk Kompos Padat SUPERPOS, dibuat dari kotoran Sapi, Kambing dan Kelinci ditambah dengan Bekatul dan tetes tebu. Bahan-bahan tersebut difermentasi dengan Probiotik Kwalitas Super BIOTAN. Hasilnya pupuk kandang super yang sangat berguna bagi pertanian/perkebunan. Fungsi uatama adalah memperbaiki kondisi tanah, memberi makan kepada bakteri positip dalam tanah, sehingga cacing dan sejenisnya dapat hidup di dalam tanah. Selain itu juga memberi nutrisi siap saji bagi tanaman, sehingga tanah menjadi gembur, tanaman subur dan hasil melimpah.
APLIKASI: Untuk Tanaman padi, Sayuran, Tanaman Perkebunan berbatang keras dan untuk pemupukan pada Kolam Ikan.

2. Pupuk Cair  ”SUPERJOS”
Pupuk Cair SUPERJOS Produksi WONGSO JAYA ORGANIK FARM adalah pupuk cair yang sangat berguna bagi semua tanaman. Terbuat dari Sari dedauanan yang kaya nutrisi seperti : daun Lamtoro, Kleresede, Sono, Orok-orok, Sengon dan daun lainya yang mempunyai manfaat tinggi bagi tanaman. Daun tersebut di proses dengan tambahan Air kencing hewan, buah-buahan, Telur, Susu dan Tetes Tebu. Semua bahan tersebut difermentasi dengan Starter BIOTAN buatan WONGSO JAYA ORGANIK FARM. Hasilnya sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
APLIKASI : disemprotkan pada Tanaman, Padi, Palawijo, Sayur dan Buah. Pupuk Cair SUPERJOS menurut pengalaman sangat Cocok digunakan untuk Buah, baik yang ditanam di Tanah/perkebunan atau Buah dalam Pot (TABULAMPOT)

3. Starter atau Probiotik untuk Pertanian  ”BIOTAN”
Starter BIOTAN berisi pupuhan bakteri gram positip alamiah yang sangat berguna sebagai bahan pengurai untuk pembuatan pupuk Cair/Padat. Bahan pembuatan pupuk yang bersumber dari daun, kotoran/Veces hewan dan urine hewan tidak bisa langsung dipakai sebagai pupuk. Sehingga perlu diproses agar beberapa kandungan  gas dan racun bisa hilang.
APLIKASI: untuk Sarter bagi pembuatan pupuk kompos dan pupuk Cair.
CONTOH pembuatan Pupuk Organik Kompos Padat:
Bahan : 1 ton Veces/Kotoran hewan, 30 kg Katul, 5 liter tetes tebu, 0.5 kg Gula merah/pasir, 5o liter Urine hewan (secukupnya, tergantung tingkat kekeringan veces) dan 1 liter BIOTAN.
Cara Pembuatan :
  1. Larutkan 0,5 gula ke dalam 2 liter air, masukkan 1 liter BIOTAN, diamkan selama 15 menit.
  2. Masukkan 50 liter Urine hewan dalam tong, campurkan tetes tebu dan larutan Nomor 1 diatas.
  3. Campurkan dengan cangkul Kotoran hewan/Veces dengan katul secara merata.
  4. Sambil mencampur Veces dan katul, siramkan Campuran Nomor 2 secara merata.
  5. Campuran ini jangan terlalu lembek, sebagai ukuran kalau di kepal campuran tersebut tidak menggumpal (jawa:kepyar).
  6. Tutup dengan terpal/Plastik rapat, diamkan selama 15 hari, hindari sinar matahari secara langsung.
  7. Buka dan aduk pada hari ke Tujuh, tutup lagi sampai seminggu.
  8. Pupuk siap di kemas/langsung dipakai di lahan.
  9. Ciri-ciri pupuk yang baik : Tidak ada jamur, tidak lembek/becek, bau tidak tengik dan tidak menyegat.

 CONTOH Pembuatan pupuk Cair Organik:
BAHAN: Daun yang berwarna hijau seperti Daun lamtoro, Kleresede, Orok-orok, Kacang-kacangan dan lain lain yang mudah di cari sebanyak 25 kg. Buah afkir/busuk (cari pada pedagang buah) sebanyak 25 kg. Urine Hewan 5 liter. Gula merah/pasir 0.5 kg. Tetes tebu 3 liter, 1 liter BIOTAN.
Cara pembuatan :
  1. Larutkan 0.5 kg Gula ke dalam 2 liter air, campur dengan 1 liter BIOTAN, diamkan selama 15 menit.
  2. Campurkan 2 liter tetes kedalam 5 liter Urine.
  3. Bahan yang berupa daun digiling atau dicacah sampai lembut.
  4. Bahan yang berupa Buah digiling/dicincang sampai lembut, buang kalau ada isi yang keras, misal isi dan kulilt Salak, karena tidak bisa busuk.
  5. Jadikan satu campuran Urine dan tetes dengan BIOTAN dan Gula.
  6. Campurkan daun dan buah ke dalam ALAT PEMBUAT PUPUK CAIR, kemudian masukkan campuran nomor 5, aduk  secara MERATA.
  7. Tutup tong selama 7 hari.
  8. Buka kran pada ALAT PEMBUAT PUPUK CAIR, air yang keluar dari Kran inilah yang disebut pupuk Cair dan siap digunakan.
  9. Pemakaian dengan dosis 1:5 sampai dengan 1:10, tinggal jenis tanamannya, bisa dengan semprot (sebaiknya pagi sebelum jam 07.00 atau sore setelah jam 17.00) atau bisa langsung disiram pada tanaman.

Starter atau Probiotik untuk Peternakan  ”BIONAK”
Starter BIONAK berfungsi untuk bahan fermentasi pada pembuatan pakan ternak. BIONAK mengandung puluhan bakteri gram positip yang berfungsi membantu proses pencernaan pada hewan. Selain itu juga berfungsi untuk menambah nafsu makan serta meningkatkan nilai gisi, terutama kandungan Protein. Sehingga pakan yang telah difermentasi dengan BIONAK akan meningkat nilai gizinya, mempermudah dalam pencernaan dan merangsang nafsu makan.
Contoh Pembuatan Pakan:
Bahan : Hijauan/rumput (rumput gajah, kacang-kacangan, damen, batang Jagung, daun Kol, daun Wortel, daun Kleresede, daun Tebu, dll)  50 kg, Katul 25 kg, Ampas Tahu 1 ember (sekali masakan), Tepung roti afkir 10 kg, Ketela Pohon 10 kg, Tetes Tebu 2 liter, gula merah/pasir 250 gram, BIONAK 10 – 15 tutup.
Cara Pembuatan pakan:
  1. Larutkan gula 250 gram kedalam 2 liter air, masukkan 10-15 tutup BIOTAN dan aduk, diamkan selama 15 menit.
  2. Ambil tong, isi dengan sekitar 25 liter air bersih, masukkan campuran Nomor 1 dan masukkan tetes tebu 2 liter.
  3. Bahan hijauan di gilling/di cacah.
  4. Dengan alas lantai cor/terpal, campurkan secara merata antara Hijauan, Katul, Ampas Tahu, Tepung roti dan ketela pohon yang sudah di giling/tumbuk dengan larutan nomor 2 di atas.
  5. Masukkan ke dalam tong, padatkan dan tutup sampai 2 x 24 jam.
  6. Berikan pakan fermentasi ini pada hewan, dan pakan tidak boleh disimpan lebih dari 5 hari.
  7. Tutup rapat lagi setelah pakan diambil.
  8. Dosis pemberian pakan 1,5 kg per hari per ekor Kambing, diberikan 2 kali sehari.


TUNGGU APALAGI, STARTER, PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK TERBAIK ADALAH PRODUKSI:


"Wongso Jaya Organik Farm"


SOLUSI PERTANIAN ORGANIK TERPADU

Alamat : Dusun Mlilir, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah.
Facebook :wongsojaya Organik,
Twitter: @Wongsojaya
Telephon: 081 329 o34 633.

Pelatihan

Pelatihan
Dengan pengetahuan, pengalaman  dan ketrampilan yang dimiliki saat ini, kami WONGSO JAYA ORGANIK FARM sudah membuka diri untuk mengembangkan kemitraan dalam pengembangan Pertanian Organik Terpadu. Yang dimaksud pertanian organik terpadu adalah meliputi pertanian, peternakan  dan Perikanan dengan sistem Organik.
WONGSO JAYA ORGANIK FARM saat ini sudah memeiliki beberapa tenaga ahli dibidang masing-masing, sudah berpengalaman secara teori dan praktek sehingga siap mendampingi, membimbing dan memotivasi anda untuk sukses dalam bidang pertanian Organik.
Adapun bentuk kerjasama yang dikembangkan adalah:
1 PELATIHAN BUDIDAYA KAMBING ORGANIK.
Dalam pelatihan ini dipelajari tentang bagaimana cara Budidaya Kambing Organik, yaitu sistem peternakan yang memanfaatkan semua limbah pertanian yang biasanya tidak dimanfaatkan, seperti daun/batang sayuran, semua ampas, dan semua limbah pertanian lainya. Dalam Pelatihan ini akan dibahas antara lain :
a)     Pembuatan Kandang Kambing yang Ideal
b)     Pemilihan calon/bakalan Kambing yang Ideal.
c)      Pemeliharaan Kambing Organik.
d)     Pembuatan Ransum/Pakan Kambing Organik.
e)     Pemasaran Kambing Organik

2 PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT (KOMPOS)
Beberapa materi  yang akan dipelajari dalam pelatihan Pembuatan pupuk Organik Padat (Kompos) antara lain:
a)     Pemilihan Bahan Pupuk Organik Padat (Kompos)
b)     Tatacara Pembuatan Pupuk Organik Padat (Kompos)
c)      Aplikasi Pupuk Organik Padat (Kompos)


3 PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR
Beberapa materi  yang akan dipelajari dalam pelatihan Pembuatan pupuk Organik Cair  antara lain:
a)     Pemilihan Bahan Pupuk Organik Cair
b)     Tatacara Pembuatan Pupuk Organik Cair
c)      Aplikasi Pupuk Organik  Cair

4 PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK
Beberapa materi  yang akan dipelajari dalam pelatihan Pertanian Organik antara lain:
a)     Pengolahan lahan
b)     Pemilihan Bibit
c)      Sistem Pemeliharaan Tanaman
d)     Pemberantasan Hama dan penyakit
e)     Pemanenan Hasil Pertanian

5 PELATIHAN PERIKANAN ORGANIK
Beberapa materi yang akan dipelajari dalam Pelatihan Perikanan Organik anatara lain :
a)     Persiapan Kolam
b)     Pembibitan
c)      Pemeliharaan
d)     Hama dan Penyakit
e)     Pasca Panen
f)       Pemasaran

6 PELATIHAN PEMASARAN
Mengingat beberapa kelebihan hasil pertanian organik, baik berupa sayuran, buah, daging dan telur, maka dirasa perlu masyarakat mengetahui sistem pemasaran yang baik. Tujuannya agar dapat lebih diminati konsumen, sehingga keuntungan lebih maksimal. Beberapa materi yang akan disampaikan dalam Pelatihan Pemasaran ini antara lain:
a)     Teknik Pemanenan
b)     Penanganan Pasca Panen
c)      Pengemasan
d)     Distribusi
e)     Promosi
TUNGGU APA LAGI, SEGERA HUBUNGI :



"Wongso Jaya Organik Farm"


 SOLUSI PERTANIAN ORGANIK TERPADU
Alamat : Dusun Mlilir, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah.
Facebook :wongsojaya Organik
Twitter: @Wongsojaya
Telephon: 081 329 o34 633.

Beras Organik

Beras Organik
Kami WONGSO JAYA ORGANIK adalah bergerak dalam bidang pemberdayaan petani untuk menuju petani yang Mandiri dan Sejahtera. Dari hasil dampingan pada petani, kami menampung hasil pertanian mereka dan mencoba menawarkan kepada semua pihak yang membutuhkan.
Dari bimbingan dan dampingan kami, dihasilkan beras Organik Cjap LESUNG. Beras Organik Super Cjap :”LESUNG” di hasilkan dari proses pertanian yang alami, tanpa pupuk maupun pestisida kimia. Proses pertanian yang diterapkan adalah proses alamiah, yaitu dengan menggunakan pupuk yang berasal dari kotoran Sapi, Kambing dan Kelinci. Untuk pupuk cair kami menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan seperti Daun Turi, daun Lamtoro, daun Kacang-kacangan, daun Kaliandra,  daun Kleresede dan lain-lain. Untuk pestisida alami kami menggunakan Daun Mindi, Biji Mahoni, buah Majapahit, Butrowali, Cabai dan urine hewan. Sedangkan untuk meningkatkan hasil agar padi dapat mentes kami menggunakan ramuan dari buah-buahan, susu, madu, telur dan kecambah. Bahan bahan tersebut di atas di fermentasi secara alami dengan tambahan tetes tebu, bekatul,  gula jawa dan probiotik alami. Hasilnya adalah BERAS KWALITAS SUPER yang bebas kimia dan alam yang asri serta tanah yang gembur alami.
Dengan mengkonsumsi Beras Organik Cjap “LESUNG” anda telah ikut andil dalam rangka mencegah pemanasan Global, peduli terhadap lingkungan dan membantu mengentaskan kemiskinan dan mencintai produk bangsa sendiri.
Selain Padi Organik yang digiling (padi/gabah digiling dengan mesin penggilingan padi/Rice Mill) Kami juga menyediakan Beras Tumbuk/Tuton. Yaitu beras Organik yang diproses dengan tradisional, dengan ditumbuk di Lesung, sehingga sangat higienis dan diyakini mempunyai nilai gizi sangat tinggi.


APAKAH ANDA SUDAH MERASA YAKIN MAKANAN ANDA BEBAS BAHAN KIMIA??????

 DEMI KESEHATAN DAN MASA DEPAN KELUARGA ANDA, SAATNYA SEKARANG PINDAH MENGKONSUMSI BERAS ORGANIK SUPER

SEGERA HUBUNGI :



"Wongso Jaya Organik Farm"


SOLUSI PERTANIAN ORGANIK TERPADU


Alamat : Dusun Mlilir, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah.
Facebook :wongsojaya Organik,
Twitter: @Wongsojaya
Telephon: 081 329 o34 633.

Selain Beras Organik Kwalitas Super, kami juga menyediakan Katul Organik dengan kwalitas Super. Katul ini dihasilkan dari Padi Organik yang telah di giling dengan penggilingan padi Khusus Organik, sehingga terjaga kwalitas dan kebersihanya.
Katul ini bermanfaat untuk penyembuhan berbagai penyakit, terutama sangat cocok untuk penderita DM (penyakit gula).

Sunday, April 22, 2012

Peternakan


PETERNAKAN ORGANIK
SYARAT PETERNAKAN ORGANIK:
  1. LOKASI
Beberapa persyaratan lokasi yang baik untuk peternakan adalah:
a)     Teduh Artinya kandang harus teduh, tetapi tetap terkena sinar matahari. Tujuanya adalah agar lokasi kandang tetap sehat, kuman dan bakteri jahat bisa mati. Sehingga lokasi dicari yang bisa terkena sinar MAtahari lasngsung sekitar 20%.
b)     Sirkulasi udara lancar dengan suhu udara sekitar 35 derajat. Hal ini dimaksudkan agar hewan ternak dapat nyaman, tidak terlalu panas dan tidak kedinginan.
c)      Suasana Tenang. Pada dasarnya hewan adalah juga makluk hidup sebagaimana manusia. Sehingga dalam kehidupanya Hewan juga memerlukan ketenangan. Hindari suara-suara yang mengagetkan, seperti dekat bengkel, penggergajian kayu dan penggillingan padi.
d)     Bersih. Artinya kandang harus selalu bersih, baik itu kotoran, sisa pakan dan air kencing. Juga jaga kebersihan lingkungan sekitar kandang. Selain kandang, hewan juga agar selalu dijaga kebersihanya, misalnya dengan memandikan beberapa bulan sekali, selain untuk kenyamanan hewan, juga berguna untuk kesehatan hewan itu sendiri.
  1. KANDANG
Kandang merupakan tempat dimana hewan tumbuh dan berkembang. Keberadaan kandang sangat menentukan keberhasilan peternakan. Beberapa syarat Kandang dalam peternakan Kambing Organik antara lain :
a)     Berbentuk Panggung. Hal ini mutlak sebagai syarat keberhasilan ternak kambing. Kandang panggung mempunyai fungsi yang ganda, menjaga kesehatan, efisiensi pakan dan memisahkan antara pakan, kotoran dan air kencing.
b)     Ada tempat menampung kotoran/Feces. Hal ini penting karena dalam peternakan Kambing Organik semua limbah dimanfaatkan untuk diproses menjadi makanan hewan lain atau menjadi pupuk.
c)      Ada tempat menampung Urine/air kencing. Urine/air kencing bagi sebagian besar petani belum memanfaatkan. Padahal urine dapat berfungsi ganda. Bisa untuk pupuk dan pestisida. Semuanya bermanfaat unntuk pertanian.
d)     Adanya Tempat Makan dan Minum. Sebagai makluk hidup, makan dan minum adalah merupakan kebutuhan pokok. Untuk itu dalam kandang harus tersedia tempat makan dan minum yang mudah dijangkau oleh hewan itu sendiri. Sehingga hewan dapat memenuhi kebutuhan makan dan minum secara nyaman.
  1. PEMILIHAN BIBIT
Bibit merupakan cikal bakal hewan ternak. Kalo bibit sudah baik, berarti setengah keberhasilan telah dipegang. Untuk itu pemilihan bibit menjadi mmutlak. Syarat bibit hewan antara lain:
a)     Sehat, ditandai dengan : Mata cerah, Bulu sehat, bulu halus dan tidak berdiri. Tidak cacat secara fisik, dan tidak berpenyakit.
b)     Postur tubuh ideal, hal ini ditandai dengan : Mulut lebar/papak, Tubuh besar memanjang, Perut tidak buncit, Kerangka Besar, Cukup umur kurang lebih 4 sampai dengan 8 bulan.
  1. MANAGEMENT PEMELIHARAAN
Management pemeliharaan pada dasarnya adalah bagaimana mengelola ternak agar dapat tumbuh kembang sesuai dengan harapan. Kalau beberapa syarat di atas terpenuhi, tinggal menambah dua hal lagi. Yaitu Makanan dan pencegahan penyakit. Apabila semua telah terpenuhi, maka keberhasilan akan mudah diraih.